28 Desember 2009

M-CAP hadir di SMA I Natar


Dalam ranga Penyebar luasan informasi dan pemberdayaan telematika, M-CAP hadir di SMA I Natar memenuhi undangan pihak sekolah untuk memberikan pengetahuan yang berbasis teknologi informasi. Kehadiran M-CAP mendapat sambutan sangat luar biasa dari seluruh murid sekolah dan staf pengajar yang secara kebetulan juga bertepatan dengan acara extra kulikuler yang diselenggarakan di sekolah tersebut. Harapan para murid agar program kegitan ini dapat berkelanjutan dan senantiasa hadir disekolah-sekolah terutama sekolah yang belum terjangkau akses komunikasi.

11 November 2009

M-CAP ikut menyemarakan Ulang Tahun Menara Siger I

pada tanggal 24 s/d 26 Juli 2009 kami telah melakukan perjalanan dinas keM-CAP hadir di Menara Siger Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan tanggal 24, 25 dan 26 Juli 2009 dalam rangka sosialisasi serta pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikiasi (TIK) kepada masyarakat melalui Mobil Internet keliling (M-CAP) pada acara pestival Krakatau. Kegiatan tersebut dilaksanakan disamping untuk ikut serta memeriahkan kegiatan Pestival Krakatau juga untuk memperkenalkan kepada masyarakat tentang pemanfaatan dari Internet. Kehadiran Mobil Internet pada acara tersebut mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat sekitar, hal ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang mencoba menikmati fasilitas layanan Internet tersebut baik anak-anak, remaja dan lanjut usia.
Keberadaan M-CAP sangat membantu sekali kegiatan tersebut karena disamping ikut memeriahkan Hari Ulang Tahun Menara Siger I juga dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus melakukan sosialisasi dan pembelajaran tentang manfaat dan kegunaan dari Internet.

Press Tour M-CAP di Tanggamus dan Lampung Barat


Pada tanggal 8 s/d 9 Agustus 2009 M-CAP melakukan perjalanan ke Kabupaten Tanggamus dan Lampung Barat dalam rangka mengikuti perjalanan liputan potensi pariwisata dengan Wartawan Media Cetak dan Elektronik Provinsi Lampung. Press Tour yang ikut pada acara tersebut antara lain : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Lampung, Komite Pariwisata, Dinas Kominfo (Mobil Internet Keliling/M-CAP) serta kalangan Press baik media cetak maupun elektronik sebanyak 30 orang. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk melihat dari dekat potensi objek-objek wisata yang ada di Jalur Lintas Barat Sumatra serta memperkenalkannya kepada masyarakat umum sebagai asset pariwisata seperti : Air Terjun Way Lalaan di Kabupaten Tanggamus, hewan langka seperti Badak Bercula Dua serta bunga Bangkai yang habitatnya berada dikawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pantai Tanjung Setia dan Pantai Karang Nyimbor di Krui serta kawasan wisata Seminung Lumbok Resort yang berada di Danau Ranau Kabupaten Lampung Barat

11 Maret 2009

AGENDA M-CAP



1. BATU PUTU, Tanggal 15 Januari 2009 .

Dalam rangka memeriahkan agenda wisata Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung yaitu Pestival Makan Durian, M-CAP untuk yang pertama kalinya sejak diterima dari Pemerintah Pusat (Depkominfo) hadir di tempat Wisata Air Terjun Batu Putu milik Pemerintah Kota Bandar Lampung. Kehadiran M-CAP disambut dengan meriah dan hal ini terlihat dari antusiasme dan keingin tahuan dari pengunjung khususnya anak-anak yang ingin melihat dari dekat apa itu mobil M-CAP, dan setelah mendapatkan sedikit penjelasan dari pengelola barulah mereka tahu dan paham, lantas mereka mencoba dan melihat fasilitas yang ada di M-CAP itu mulai dari Fasilitas Telepon dan layanan Internet. Anak-anak kebanyakan lebih tertarik pada tampilan film si Cemplon yaitu tampilan animasi kartun yang berupa informasi secara audio visual. M-CAP hadir di Wisata Air Terjun Batu Putu sesuai dengan permintaan Ketua Panitia Pestival Makan Durian untukmengisi acara pembukaan yang dimulai dari pukul 12.00 s/d 14.00 WIB. Penampilan yang perdana ini secara keseluruhan boleh dikatakan sukses dan hal ini terlihat dari banyaknya pengunjung serta adanya permintaan dari pengelola Taman Hiburan untuk untuk meminta M-CAP hadir ditempatnya.

2. SEKOLAH ALAM, Tanggal 6 Pebruari 2009

Sesuai dengan permintaan dari Pimpinan Sekolah Alam untuk mengisi mata pelajaran komputer dengan harapan agar siswa dapat mengenal lebih jauh lagi dengan Internet yang merupakan materi pendidikan yang berbasiskan TIK, untuk itu M-Cap hadir di Sekolah Alam sesuai dengan misinya yaitu meningkatkan minat belajar pemahaman Teknologi Informasi dan Komunikasi (e-literasi) serta menyebarkan informasi, ilmu, teknologi dan seni budaya secara aktual dalam rangka memperluas cakrawala pengetahuan dan wawasan global. Sesuai dengan judulnya Sekolah Alam, yaitu suatu sekolah yang keberadaanya benar-benar ada atau nuansanya berada dan beriteraksi langsung dengan alam, dimana fasilitas gedungnya dan sarana belajarnya sangat berbeda dengan sekolah pada umumnya. Kehadiran M-CAP disekolah Alam ini benar-benar sangat diminati oleh siswa/siswa sekolah Alam, dan kebanyakan dari mereka sudah terbiasa dengan Komputer/Internet. Pihak Pengelola sekolah meminta M-CAP agar selalu hadir pada setiap hari Jum’at atau sesuai permintaan dan tentunya pula dalam hal ini M-CAP akan menyesuaikan dengan agenda yang sudah ditentukan.

3. SEKOLAH TUNAS MEKAR, Tanggal 18 dan 19 Pebruari 2009.

Sesuai dengan surat Proposal kegiatan TMI FAIR 2009 Sekolah Tunas Mekar Indonesia No. 92/SD-TMI/I/09 tanggal 22 Januari 2009, yaitu dalam rangka kegiatan bazar atau pameran kegiatan TMI Fair 2009, Sekolah Tunas Mekar M-CAP diminta untuk memeriahkannya. Kehadiran M-CAP selama 2 (hari) benar-benar dibuat kewalahan karena yang hadir disekoleh Tunas Mekar bukan hanya siswa/siswi setempat tetapi dari sekolah-sekolah lain yang ingin menyaksikan kegiatan bazar, disamping itu juga harus melayani siswa/siswa Sekolah Tunas Mekar yang rata-rata mempunyai kepintaran yang lebih bila dibvanding siswa/siswi sekolah lainya,mereka tidak segan-segan bertanya kepada pengelola M-CAP perihal arti dan manfaat dari M-CAP dan setelah mendapat informasi dari pengelola mereka terlihat sangat puas sekali disamping itu juga kegiatan bazar ini dimeriahkan oleh Dinas/instansi yang memiliki kendaraan yang mirip dengan mobilm-Cap seperti : Mobil Pembuat SIM Grtatis milik Samsat, Mobil Kesehatan,Mobil Perpustakaan,MobilKantor Pos dan lain-lain. Kehadiran M-CAP disekolah tunas Mekar mendapat uicapan terimakasih dari pihak sekolah berupa kenang-kenangan Cideramata 2 (dua) batang pohon yang merupakan simbul dari keberadaan Sekolah Tunas Mekar.

Batu Putu

Informatics and Business Institute Darmajaya bersiap untuk mendidik masyarakat Lampung baik di perkotaan maupun di pedesaan untuk menguasai ilmu Information and Communication Technology (ICT). Ini mengusul adanya fasilitas MOBILE COMMUNITY ACCESS POINT (MCAP) yang dilengkapi dengan perangkat jaringan komputer berbasis open source software yang merupakan kerjasama antara oleh Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia melalui Direktorat pemberdayaan Telematika Ditjen Aptel dan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Lampung. Pengadaan fasilitas MCAP ini ditandai dengan ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) antara ketiga pihak yang masing-masing diwakili oleh Bambang Soeprijanto, SH, MSc dari Depkominfo RI, Drs Adeham dari Dinas Kominfo Provinsi Lampung, dan Andi Desfiandi, SE, MA dari IBI Darmajaya.

“Ketiga belah pihak ini berkumpul dan menandatangani MoU untuk sama-sama bersepakat mewujudkan komitmen untuk mengimplementasikan dan mengembangkan program Mobile Community Access Point (MCAP) untuk menanggulangi masalah kesenjangan digital melalui kegiatan pengenalan e-literasi kepada masyarakat dalam rangka pemberdayaan masyakat, menyebarluaskan dan mengimplementasikan Piranti Lunak berbasis Open Source sebagai salah satu alternative piranti lunak yang legal, efisien, dan efektif bagi warga masyarakat untuk keperluan pembelajaran, layanan teknologi dan akses informasi maupun transaksi elektronik,” papar Adeham yang diamini oleh Bambang dan Andi.Lebih jauh dikatakan Bambang bahwa tujuan dari Nota Kesepahaman ini adalah untuk membangun sinergi dan menjalin kerjasama kemitraan lintas sektoral di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi serta piranti lunak legal dalam rangka meningkatkan pelaksanaan Program Nasional di bidang penyediaan, pengembangan, dan pemerataan akses informasi dan pengetahuan dalam bentuk penyediaan, instalasi dan pemanfaatan TIK dalam rangka pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Mobile Community Access Point (MCAP) di berbagai daerah secara merata dan bertahap.

06 Maret 2009

MOBILE COMMUNITY ACCES POINT (M-CAP)

A. MOBILE-COMMUNITY ACCES POINT (M-CAP)

1. Pengertian

Mobile community Acess point atau M-CAP adalah fasilitas "Layanan bergerak" untuk pembelajaran bagi warga masyarakat, dengan menyediakan akases informasi dan pengetahuan berbasis internet yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

M-CAP memil;iki 3 fungsi yakni : unit pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi serta akses internet, akses layanan teleponi dan kegiatan diseminasi informasi secara audio-visual.

M-CAP memiliki kelengkapan komputer, telepon dan faksimili serta pencetak digital, untuk meningkatkan minat belajar pemahaman teknoligi informasi dan komunikasi (e-literasi) serta menyebarkan informasi, ilmu, teknologi dan seni budaya sexcara aktual dalam rangka memperluas cakrawala pengetahuan dan wawasan global.

Tujuan fasilitasi M-CAP adalah guna memperluas jangkauan layanan pemanfaatan telematika, serta memberikan kesempatan pemerataan pembelajaran e-literasi bagi warga yang belum terjangkau layanan tetap. Sasaran pembelajaran telematika ditujukan terutama bagi kelompok pemuda, remaja dan kaum wanita baik disekolah maupun diluar sekolah, terutama kelompok warga yang tidak memiliki akses dan sumber pembelajaran sendiri. Kehadiran M-CAP diharapkan mendukung berbagai program Pemerintah dalam rangka pemberdayaan masyarakat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus mengentaskan kemiskinan.

B. ALIH KELOLA PROGRAM M-CAP

1. M-CAP sebuah prakarsa yang memerlukan respon Pemda.

Di Indonesia, implementasi program M-CAP merupakan dipersifikasi Mobil Pintar prakarsa ibu Negara Hj. Ani Bambang Yudhoyono yang telah diresmikan pada tanggal 18 Mei 2005 di Wilayah Cilincing Jakarta Utara. Program M-CAP sejak diperkenalkan Tahun 2007 telah terdistribusi ke delapan Provinsi./Kabupaten/Kota di Indonesia serta mendapat respon positif dari berbagai pihak. Antusiasme serta respon positif dari Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota yang didukung Akedimisi dan berbagai kalangan masyarakat adalah wujud implementasi pendekatan Publik Private Partnership (PPP) dari flgaship Program Aplikasi telematika di Indonesia. Untuk optimalisasi, perlu dukungan kerjasama dan kemitraan secara startegis guna menjadikan M-CAP sebagai sentra pembelajaran masyarakat. kelak kejhadiran M-CAP diharapkan membantu mengatasi kesenjangan digital sekjaligus menumbuhkan komunitas kreatif guna meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat. pemerintah Provinsi/kabupaten/kota penerima Program, memiliki kewajiban dan tanggung jawab mengoptimalkan pemanfaatan M-CAP. Selanjutnya, juga mengadopsi dan mereplikasikan M-CAp sesuai dengan keperluan dan kemampuan keuangan daerah.

2. Paket M-C AP 2008 Depkominfo

Program yang diimplementasikan tahun 2008 sebagai model awal terdiri dari :

- Mobil Isuzu type ELF yang dimodifikasi untuk akses internet;
- 1 (satu) AC kendaraan;
- 2 (dua) buah pesawat telepon Wartel TUT;
- 6 (enam) desknote ber LCD monitor;
- 1 (satu) Wereless Acces Point;
- 1 (satu) Printer dot matrix
- 1 (satu) billing system untuk warnet;
- 1 (satu) printer multi fungsi;
- 1 (satu) CDMA Modem;
- 1 (satu) Layar LCD TV 37 inch;
- 1 (satu) DVD Palyer;
- 1 (satu) Speaker / Sound system TOA dan PAS;
- 1 (satu) generator listrik;
- 8 (delapan) Port swith/auto swith;
- 1 (satu) faximile;

C. PROGRAM LAYANAN M-CAP

  1. Pelayana M-CAP dilakukan secara personal dan terutama ditujukan bagi kelompok usia remaja, kaum wanita dan pemuda.
  2. Prinsip layanan untuk memenuhi minat, rasa keingintahuan dan penghenalan, pemanfaatan dan penguasaan teknologi informasi dan komunikasi serta akses internet dan sejenisnya, bagi pemberdayaan masyarakat.
  3. Freakuaensi kubnjungan sebuah M-CAP ke suatu lokasi/daerah diatur sesuai jadwal dari pengelola, berdasarkan pertimbangan : Luas wilayah, jumlah administrsai pemerintahan lokal, jumlah permintaan masyarakat serta dukungan logistik operasional dan administrsai.
  4. M-CAP beroperasi mulai dari jam 09.00-15.00 WIB dan dapat ditambah 17.00-21.00 WIB pada hari kerja atau jadwal waktu disesuaikan pada akhir pekan/hari libur yang diatur sesuai dengan kondisi di lapangan.
  5. Untuk administrsai kegiatan operasional M-CAP, dilengkapi dengan Buku Log catatan kegiatan untuk aspek teknis opersaional dan perawatan kendaraan serta buku layanan M-CAP untuk mendata pengguna dan jenis layanan pembelajaran maupun pemanfaatan telematika.
  6. Buku Log Catatan dapat disusun sendiri, dengan format kolom atau bagian uraian yang memuat kalender kegiatan, lokasi, jenis program, petugas operasional dan tutorial serta data teknis maupun administrasi lain.
  7. Buku layanan M-CAP, secara lebih sepesifik memuat informasi atau data mengenai sipengguna, asal kelompok, tujuan pembelajaran, jumlah peserta, lama waktu dan materi yang diajarkan.
  8. Buku lain-lain/saran, secara lebih fleksibel dapat disiapkan, de ngan tujuan untuk menangkap aspirasi dan keutuhan warga, sekaligus meningkatkan program.
D. MEKANISME LAYANAN M-CAP
  1. Peserta atau calon pengguna datang, baik secara perorangan atau berkelompok, untuk dilayani berdasarkan urutan siapa datang dan tercatat pertama, mendapat layanan labih dahulu.
  2. Dalam hal kedatangan peserta secara rombongan, maka Ketua rombongan mengatur tata urutan peserta atau calon pengguna.
  3. Untuk mendapatkan layanan terjadwal, peminat dapat menyampaikan permohonan tertulis kepada pengelola M-CAP atau Dinas Kominfo Provinsi Lampung.
  4. Untuk tertib administrasi, maka setiap pemanfaatan jenis layanan M-CAP wajib dilakukan pencatatan secara tertib dan rapih oleh Tutor, Operator atau pengelola M-CAP.
  5. Pelayanan pemanfaatan M-CAP pada dasarnya bebas bea, untuk kepentingan publik sebagai kerjasama antara Pemerintah Daerah, Instansi teknis terkait, operator telekomunikasi ataupun perusahaan jasa internet dan para pihak. Sumber bantuan yang bersifat sah dan tidak mengikat, diharpkan dapart menutupi pembiayaan operasional M-CAP sebagai wujud tanggung jawab bersama. Apabila terpaksa dilakukan pengenaan biaya, diupayakan agar biaya ditekan seminimal mungkin dan hanya bersifat untuk menutup keperluan biaya operasional.
  6. Berdasarkan catatan, maka Tutor, Operator atau pengelola M-CAP merakapitulasi dan melaporkan pemanfaatan M-CAP minimal 3 (tiga) bulanan dan disampaikan ke alamat :
Kepada :
Pengelola Program M-CAP Dit.Pemberdayaan telematika,
Ditejen Aplikasi Telematika, Departemen Komunikasi dan Informatika RI
Jalan Medan Merdeka Barat No. 9
Jakarta Pusat Kode Pos 10110